Workshop Desain Pembelajaran Berbasis Multimedia
Diposting oleh Fakultas Ilmu Budaya - Adab | 01.19 | 1 komentar »
FIP-UNP Padang), "Media Pembelajaran dengan Aplikasi Multimedia" oleh DR. Darmansyah, ST., M.Pd (dosen sekaligus praktisi multimedia dari UNP Padang) dan materi terakhir mengenai "Evaluasi Pengajaran Berbasis Multimedia" oleh DR. Ramalis, M.Pd (dosen sekaligus praktisi multimedia dari UNP Padang). Materi-materi yang bersifat teoritis-visual ini, diselingi oleh praktek. Suasana Workshop yang terkesan santai tapi serius ini, sangat dinikmati oleh dosen-dosen Fakultas Adab.Menurutnya, sektor pendidikan adalah sektor yang sangat relevan ketika tentang berbicara teknologi informasi, karena pendidikan merupakan proses transformasi dan transmisi informasi dalam bentuk ilmu pengetahuan . Dengan teknologi digital memungkinkan kemasan informasi menjadi semakin hemat ruang dan semakin irit waktu, semakin mudah disimpan, namun dapat lebih cepat diakses, serta -dalam beberapa hal- dapat lebih menyenangkan. Teknologi digital telah memicu pesatnya perkembangan teknologi multimedia yang dapat diaplikasikan ke berbagai bidang professi, terutama pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi itu sendiri. Alasan inilah, menurut Dekan, yang mendorong kenapa fakultas Ilmu Budaya-Adab merasa perlu menyelenggarakan workshop “Desain Pembelajaran berbasis Multimedia” pada tahun ini, workshop mana adalah lanjutan dari workshop “ Pemanfaatan Multimedia dalam Pembelajaran” yang dilaksanakan pada tahun lalu.
Lebih jauh dikemukakan, bahwa sejak akhir tahun yang lalu, fakultas telah membuka akses point (hotspot) yang memberikan kemudahan bagi setiap warga fakultas untuk melakukan akses internet di kampus ini, demikian juga pelayanan akses internet untuk rumah-rumah dosen. Ini ditujukan agar semua warga fakultas Adab semakin mudah mendapatkan akses informasi , yang dengan itu, pada gilirannya, juga akan semakin mudah pula untuk beradaptasi dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi secara umum.
Website fakultas Ilmu Budaya-Adab beserta link kelembagaannya yang telah diluncurkan sejak awal tahun ini, alhamdulillah hingga saat, berkembang dengan baik. Demikian juga link-link personal dosen dengan disiplin keilmuan masing-masing, telah makin bertambah jumlahnya. Karya ilmiah dosen juga telah terpublikasi secara luas dan dapat diakses oleh siapa saja melalui link LPPBI. Ini tentu merupakan indikasi kemajuan yang dapat diraih oleh fakultas Adab dalam lapangan teknologi informasi yang patut dibanggakan. Irhash mengemukakan dengan workshop Desain pembelajaran berbasis Multimedia ini, dosen-dosen akan dibekali dengan keterampilan merancang desain pembelajaran yang berbasis multimedia, dan dengan itu, diharapkan nantinya juga akan lebih dapat dikembangkan lagi kepada metode pembelajaran berbasis web, sehingga proses belajar-mengajar yang dijalankan di fakultas ini dapat betul-betul berbasis teknologi informasi, sebagaimana telah dilakukan oleh perguruan-perguruan tinggi ternama lainnya. Untuk itu semua, diharapkan dengan workshop yang diselenggarakan ini akan lebih meningkatkan lagi kualitas pembelajaran di fakultas ini untuk masa-masa yang akan datang, sehingga, tujuan fakultas untuk menghasilkan lulusan yang memiliki keunggulan kompetitif dalam disiplin masing-masing, akan dapat diwujudkan.
...selengkapnya...
Peringatan Harkitnas 2009 : Teguhkan Komitmen Kemandirian Bangsa melalui Pemilu 2009
Diposting oleh Fakultas Ilmu Budaya - Adab | 18.08 | Amanat, Harkitnas 2009 | 0 komentar »
Kutipan dari Amanat yang disampaikan oleh Dekan Fakultas Ilmu Budaya-Adab selaku Pembina Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-101 di lapangan Parkir Kampus IAIN Imam Bonjol, Lubuk Lintah Padang, tanggal 20 Mei 2009
Pada peringatan hari kebangkitan nasional kali ini, kita telah memasuki tahun pertama awal abad kedua sejak pertama kali gagasan kebangkitan nasional dijadikan komitmen kebangsaan. Terlepas dari perbedaan pendapat tentang kapan persisnya hari kebangkitan itu harusnya diperingati, yang jelas kita tetap meyakini bahwa nilai-nilai kebangkitan nasional itu selalu relevan untuk menjiwai perjalanan sejarah bangsa ini, dalam rangka memapankan eksistensi dan kemandiriannya sebagai bangsa yang berdaulat, sebagai bangsa yang mampu berdiri di kaki sendiri, bangsa yang sejajar dengan bangsa-bangsa lain serta terbebas dari penguasaan dan campur tangan bangsa asing.
Masa seratus tahun adalah masa yang cukup untuk pendewasaan sebuah bangsa, masa dimana rangkaian perjuangan bangsa telah terjalin dengan berbagai suka duka pengalaman sejarah masanya masing-masing. Akan tetapi masa seratus tahun, sekaligus juga sering dijadikan sebagai penanda perubahan besar sejarah, masa yang juga cukup untuk melahirkan berbagai perubahan paradigma dan tantangan-tantangan baru.
Bila seratus tahun yang lalu kita dihadapkan dengan tantangan penguasaan fisik, maka awal abad ini paradigma tantangan itu beralih ke penguasaan kultural. Akselerasi kemajuan teknologi informasi yang terjadi semenjak peralihan millenium ini, telah menawarkan berbagai kemudahan dalam hampir semua aspek kehidupan, namun sekaligus juga, telah membawa tantangan-tantangan baru bagi nilai-nilai kemandirian dan jati diri bangsa. Arus informasi dari berbagai penjuru dunia mengalir deras tanpa hambatan, meresap dan mengintervensi area budaya kita, yang dengan itu, kita semakin mudah terjerat dalam pusaran peradaban dunia yang arahnya semakin tidak menentu.
Peringatan kebangkitan nasional kita yang memasuki usia dimana perubahan paradigma itu sedang berlangsung, menuntut semua elemen bangsa ini harus memperkuat komitmen kebangsaan dengan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Kesadaran sebagai sebuah bangsa yang mandiri yang pernah digagaskan sejak 100 tahun yang lalu, seyogianya pada hari ini telah memperoleh kematangan seiring dengan perjalanan sejarah bangsa ini. 50 tahun pertama, bangsa ini mampu untuk terbebas dari penindasan asing, 50 tahun kedua kita mencoba untuk berdiri di atas kaki sendiri dengan segala pengalaman yang menyertainya, kita memasuki 50 tahun ketiga atau awal abad kedua sebagai starting point dimana kita seyogianya harus sudah memiliki paradigma yang jelas tentang arti kemandirian sebagai sebuah bangsa, kita harus betul-betul siap dan dewasa untuk menghadapi tantangan perubahan dunia yang berlangsung cepat itu dengan keteguhan komitmen, semangat kemandirian dan kebersatuan dalam rangka mengantisipasi segala bentuk penguasaan asing, untuk kemudian dapat menentukan masa depan kita sendiri.
Kemandirian sebuah bangsa berarti kepercayaan diri sendiri untuk menentukan pilihan-pilihan kehidupan berbangsa, kepercayaan diri untuk melakukan sesuatu berdasarkan pilihan itu, serta menerima segala konsekuensi dari apa yang dilakukan itu. Dengan kemandirian, bangsa ini tidak akan mudah terombang ambing, bangsa ini tidak mudah dikendalikan, tidak mudah diprovokasi dan dininabobokkan, bangsa yang akan selalu memiliki wilayah otoritasi yang kuat, baik pada aspek politik, ekonomi, sosial budaya, maupun jati diri bangsa yang berakar dari keperibadian bangsa sendiri.
Adalah sangat kebetulan, di tahun pertama abad kedua kebangkitan nasional ini, kita sedang melaksanakan amanat konstitusi UUD 1945, yaitu pemilihan anggota dewan perwakilan rakyat, dan segera setelah itu akan dilaksanakan pula pemilihan presiden dan wakil presiden. Momentum suksesi kepemimpinan nasional yang dilaksanakan seiring langkah pertama abad kedua kebangkitan nasional ini menjadi strategis, ketika kita dapat merumuskan ulang komitmen kita sebagai bangsa yang mandiri, dan dapat menentukan masa depan kita sendiri, tanpa diintervensi oleh pihak asing. Melalui mekanisme suksesi kepemimpinan nasional ini, kita akan menentukan masa depan bangsa untuk setidaknya lima tahun ke depan. Oleh karena itu, adalah menjadi kewajiban kita untuk mensukseskan kedua pemilihan ini dengan menggunakan hak pilih kita masing-masing. Kita secara bersama akan melakukan pilihan hidup kebangsaan dengan menentukan sosok kepemimpinan bangsa yang akan mampu membawa bangsa ini menjadi bangsa yang kuat dan mandiri. Semoga rahmat Allah akan selalu menyertai kita semua, amin.
© Irhash A. Shamad 200509
...selengkapnya...
Serah Terima Jabatan Kasubag Umum Fakultas Ilmu Budaya-Adab
Diposting oleh Fakultas Ilmu Budaya - Adab | 15.11 | Sertijab | 0 komentar »

Padang (20 Mei 2009). Hari Senin, 17 Mei 2009 yang lalu, bertempat di Ruang Sidang Fakultas dilakukan acara serah terima jabatan Kasubag Umum Fakultas Adab dari Aryanaldi, SE dengan Arfita Yessie, SE. Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Adab - Drs. Irhash A. Shamad, M.Hum - mengatakan bahwa acara ini merupakan refleksi-normatif dari pepatah Minangkabau "datang nampak muko, pai nampak punggung". Selanjutnya, Aryanaldi, SE yang selama ini dikenal supel, cekatan dan familiar ini dipromosikan menjadi Kabag Keuangan IAIN Imam Bonjol Padang. "Walaupun ada rasa berat melepaskan Saudara Aryanaldi dari Fakultas Adab ini, namun kita juga merasa bergembira bahwa Saudara Aryanaldi justru dipromosikan ke jabatan yang lebih tinggi di tingkat Institut", dan dengan dipromosikannya saudara Aryanaldi menjadi Kabag Keuangan, maka sudah tiga orang Kabag Keuangan Institut yang "didatangkan"dari Fakultas Adab, yaitu berturut-turut Drs. Zukarnaini, Muryanif Nurdin, dan Aryanaldi SE. Mudah-mudahan dengan itu, akan berimplikasi positif terhadap fakultas Adab sendiri, demikian Dekan mengharapkan.
Sementara itu, penggantinya Saudari Arfita Yessie, SE yang akan menggantikan posisi jabatan yang ditinggalkan oleh Aryanaldi, SE, merupakan sosok yang tidak asing bagi keluarga besar Fakultas Adab, karena selama ini beliau berkiprah di Bagian Keuangan Institut dan kapasitas serta kapabilitas beliau tidak diragukan lagi. Di akhir acara serah terima, di sela-sela percakapan lepas di ruangan Bagian Umum, saudara Aryanaldi memberikan kesan-personal kepada Saudari Arfita Yessie, "Kebersamaan yang kuat, itu yang selama ini saya rasakan selama dua tahun di Fakultas Adab ini", demikian kata laki-laki yang kesehariannya di panggil dengan "Al" ini. Ya, disinilah kekuatan Fakultas Adab selama ini. Selamat berjuang dan bekerja saudara kami Aryalnaldi di tempat dan posisi anda yang baru, mudah-mudahan silaturrahmi diantara kita tetap terjalin. Selamat datang Saudara kami Arfita Yessie, Selamat datang di kampus yang kecil tapi indah" ini.
...selengkapnya...
Pelantikan Pengurus Senat Mahasiswa Periode 2009/2010
Diposting oleh Fakultas Ilmu Budaya - Adab | 14.35 | Pelantikan 2009 | 0 komentar »
Padang, (6 Mei 2009). Bertempat di Aula Fakultas Adab IAIN Imam B
onjol Padang, tanggal 6 Mei 2009 yang lalu, Dekan Fakultas Adab melantik Kepengurusan baru Senat Mahasiswa Fakultas Adab IAIN Imam Bonjol Padang Periode 2009/2010. Senat Mahasiswa Periode 2009/2010 ini dipimpin oleh Saudara Al-Amin (mahasiswa jurusan Sejarah dan Kebudayaan Islam Angkatan 2006) menggantikan kepengurusan Senat Mahasiswa 2008/2009 yang dipimpin Nuriyadi (mahasiswajurusan Bahasa dan Sastra Inggris Angkatan 2005).
Dalam sambutannya, Dekan mengharapkan agar kepengurusan baru Senat Mahasiswa ini dapat lebih meningkatkan aktifitas dan kreatifitas kemahasiswaan di Fakultas Adab, serta dapat mendorong terciptanya sinergitas antara kegiatan-kegiatan kemahasiswaan dengan kegiatan akademik keilmuan di fakultas ini dalam rangka menciptakan iklim kampus yang kondusif sebagai wadah pelahiran intelectual-leader masa depan. Hadir dalam pelantikan ini antara lain Pembantu Dekan Bidang Kemahasiswaan (DR. Firdaus, M.Ag) dan Ketua Prodi Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi (Drs. Zulkarnaini, M.Ag).
...selengkapnya...
Pelantikan Ketua-Sekretaris Jurusan dan Labor di Fakultas Adab
Diposting oleh Fakultas Ilmu Budaya - Adab | 13.56 | Pelantikan 2009 | 0 komentar »

Padang (6 April 2009). Hari ini, Dekan Fakultas Adab IAIN Imam Bonjol Padang, Drs. Irhash A. Shamad, M.Hum, atas nama Rektor IAIN Imam Bonjol Padang melantik Ketua dan Sekretaris jurusan di lingkungan fakultas Adab, masing-masing Jurusan Bahasa dan Sastra Arab (BSA), Sejarah dan Kebudayaan Islam (SKI), Bahasa dan Sastra Inggris (BSI) serta ketua dan sekretaris Labor Bahasa dan Labor Multimedia. Diantara pejabat yang dilantik itu masing-masing Ketua dan Sekretaris Jurusan BSA : DR.H. Ahmad Shafwan Nawawi, M.Ag – Drs. Wartiman, MA, Jurusan SKI : Dra. Sismarni, M.Pd – Muhammad Ilham, S.Ag., S.Sos, Jurusan BSI : Suci Humairah, MA – sedangkan sekretaris jurusan BSI sudah dilantik beberapa waktu yang lalu yaitu : Haryudi Nizar, M.Pd. Ketua-ketua Labor yang dilantik yaitu : Ketua dan Sekretaris Labor Bahasa : Drs. Ahmad Busyrowi, MA – Nofel Nofiandri, SS), dan Labor Multimedia : H. Rifki A. Ananda, M.Ag – Arwendria, S.Sos., M.Si.
Dekan Fakultas Adab IAIN Imam Bonjol Padang dalam sambutannya mengatakan bahwa mulai tahun ini, kegiatan-kegiatan pengembangan akademik lebih banyak terkonsentrasi di jurusan-jurusan, sehingga menuntut kita untuk bekerja lebih keras lagi. Penerbitan jurnal di setiap jurusan, penelitian Research and Development jurusan, penyempurnaan kurikulum, serta diskusi-diskusi ilmiah dosen dan beberapa kegiatan-kegiatan lainnya, menuntut jurusan untuk selalu “fight”, memiliki komitmen yang kuat serta kerjasama yang kompak. Lebih lanjut, Dekan mengatakan bahwa awal tahun 2009 ini, semua aktifitas Fakultas sudah dipublikasikan secara luas di dunia maya dengan harapan akan lebih membuka mata masyarakat tentang fakultas ini sekaligus publikasi keilmuan secara luas. Halaman-halaman web fakultas Adab beserta kelembagaannya secara umum sudah tersedia secara rutin, dan untuk beberapa sudah terisi dengan content-content yang relevan dengan keilmuan yang dikembangkan. Diharapkan beberapa waktu mendatang, semua dosen mau dan mampu untuk meluaskan publikasi karya-karya keilmuannya di jaringan ini.
Menutup sambutannya, Dekan mengharapkan bahwa dengan pergantian kepemimpinan jurusan dan laboratorium yang dilaksanakan pada hari ini, diharapkan akan lebih berarti bila dimaknai sebagai wujud kebersaman, bukan dalam arti bahwa yang digantikan dan yang menggantikan adalah dua pihak disilangkan dalam posisi terbalik, namun pada prinsipnya sama-sama berada dalam lingkaran tanggung jawab bersama untuk sebuah komitmen bagi kemajuan fakultas pada masa-masa yang akan datang.
...selengkapnya...
Praktikum Multimedia
Diposting oleh Fakultas Ilmu Budaya - Adab | 14.32 | Praktikum, Praktikum Multimedia | 0 komentar »

Sistem pendidikan dewasa ini telah mengalami perkembangan yang cukup signifikan. Berbagai cara telah ditempuh guna meningkatkan mutu pendidikan dan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM). Sejak beberapa tahun belakangan ini perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah banyak digunakan dalam proses belajar mengajar, dengan tujuan mutu pendidikan akan selangkah lebih maju seiring dengan kemajuan teknologi tersebut. Perkembangan teknologi multimedia telah memberikan potensi yang cukup besar dalam merubah cara seseorang untuk belajar, untuk memperoleh informasi, untuk menyesuaikan informasi dan sebagainya. Multimedia juga memberikan peluang bagi dosen untuk mengembangkan teknik pembelajaran sehingga menghasilkan hasil yang maksimal. Demikian juga bagi mahasiswa, dengan multi media diharapkan mereka akan lebih mudah untuk menerima dan menerapkan ilmu yang telah diterima secara cepat dan efisien.
Sumber ilmu tidak lagi terfokus pada teks dari buku semata-mata tetapi cakupannya lebih luas dari itu. Melihat betapa pentingnya pemanfaatan teknologi bagi dunia pendidikan, Fakultas Adab IAIN Imam Bonjol Padang menjadikan materi Multimedia sebagai mata kuliah Praktikum untuk mahasiswa Semester II seluruh Jurusan. Untuk Tahun Akademik 2009/2010 ini, Praktikum Multi Media pada Fakultas Adab telah dimulai sejak pertengahan Maret 2009 yang lalu.
...selengkapnya...
Kuliah Umum dengan Prof (Emeritus) C.W. (Bill) Watson
Diposting oleh Fakultas Ilmu Budaya - Adab | 13.17 | Kuliah Umum | 1 komentar »

Padang, (3 April 2009). Fakultas Adab mendapat kunjungan Prof. C.W. Watson, Emeritus Professor of Social Anthropology and Multi-cultural Studies, Head of Department and Convenor of the BA in Social Anthropology pada Kent University, United Kingdom. Professor yang biasa dipanggil "Bill" ini, berkesempatan memberikan kuliah umum tentang :"Analisis Autobiografi untuk penulisan Sastra dan Sejarah". Dengan suguhan kuliah yang sangat menarik, energik bahkan terkesan Talk Show, paparan Prof. Bill sungguh mendapat sambutan luar biasa dari kalangan dosen dan mahasiswa. Kuliah umum dimulai pukul 10.00 WIB hingga azan Zuhur ini, dihadiri sekitar 100 orang mahasiswa dan dosen (bahkan banyak yang berdiri di luar aula).
Dengan dipandu oleh Muhammad Ilham (dosen Sejarah dan Kebudayaan Islam), paparan Professor yang menghabiskan waktu produktifnya untuk meneliti "komunitas Kerinci" bahkan beristrikan orang Kerinci ini, Professor Bill memberikan sesuatu yang "baru" dan "fresh" tentang pendekatan autobiografi dalam penelitian sejarah dan sastra. Dengan mengambil beberapa kasus autobiografi dalam penulisan sejarah dan sastra Islam Nusantara, Professor Bill ingin menekankan bahwa unsur subjektifitasdalam penulisan autobiografi justru menjadi sesuatu yang diharuskan sehingga autobiografi tersebut menjadi menarik. Pertanyaan yang justru timbul adalah bisakah autobiografi yang subjektif itu jadi data dalam penelitian ? Bill mengatakan, "justru dalam autobiografi tersebut akan terefleksi kejujuran seorang "Aku" dalam menulis riwayat hidupnya. Anthropolgy dan Self and Nation ini memperkenalkan dirinya lebih lanjut, say most of my research relates to Indonesia, Malaysia. I have lived in both countries for several years and speak the language of the countries fluently. Among the subjects in which I have an especial interest are: multiculturalism, the practice and politics of Islam in South-East Asia, perceptions of gender, local village politics and textual criticism. I also have a long-standing interest in the relationship between anthropology and literature and have written extensively on Malay and Indonesian novels.
...selengkapnya...
S1 Ilmu Perpustakaan Fak. Adab : Satu-Satunya di Sumatera Barat
Diposting oleh Fakultas Ilmu Budaya - Adab | 13.12 | Liputan Media | 0 komentar »
PadangKini.com, (3 April 2009). Dibukanya program S1 Jurusan Informasi Perpustakaan (IIP) di Fakultas Adab, IAIN Imam Bonjol Padang kian melebarkan sayapnya di dunia akademis untuk meningkatkan intelektualitas di kalangan Perguruan Tinggi (PT). Jurusan IP merupakan program S1 satu-satunya di Sumatera Barat yang dibuka pada 3 Agustust 2007 dan mulai aktif kuliah April 2008. Hingga kini sudah hampir satu tahun berjalan proses belajar-mengajarnya di IAIN IB. Jurusan baru ini tereasisasikan berkat kerjasama antara Dekan Fakultas Adab saat itu, Drs. Yulizal Yunus dengan Dekan Fakultas Ilmu Komunikasi Drs. Seganda Prayitno, M.M, dan Pembantu Rektor Bidang Kerjasama Universitas Padjajaran, Bandung (UNPAD) Prof. Dr. Usman Hardi.
Angkatan pertama jurusan baru ini 88 orang dari alumni Perpustakaan Arsip dan Dokumentasi (PAD) D III IAIN Imam Bonjol. Angkatan kedua 49 orang, dari IAIN 28 orang dan UNP 21 orang dengan jalur masuk melalui transfer D III Perpustakaan Arsip dan Dokumentasi (PAD) IAIN IB dan transfer D III Perpustakaan Arsip dan Dokumentasi (PAD) UNP. Berbeda dari sebelumnya, proses perkuliahan menggunakan sistem cawu (4 bulan), silabus mata kuliah pun disamakan dengan UI, UIN, dan UNPAD. Jurusan IP ini belum menerima mahasiswa baru melalui jalur test atau PMDK karena izin Dirjen Depag dan Dikti masih dalam proses. "Insya Allah dalam penerimaan mahasiswa baru tahun depan akan terwujud," kata Irhas A Shamad, Dekan Fakultas Adab kepada PadangKini.com.
Fakultas Adab menberikan warna baru kepada akademis IAIN IB dengan memberikan fasilitas untuk melancarkan dan mendukung proses pembelajaran dan tenaga pengajar yang benar-benar ahli dan priofesional di bidangnya masing-masing. Dengan tenaga pengajar dari IAIN IB sendiri sebanyak 9 orang dan 11 orang dari UNPAD Fakultas menyediakan labor komputer yang langsung terhubung dengan akses internet secara online. Jurusan IIP ini akan melahirkan para pustakawan profesional. "Saat ini sudah 7 orang mahasiswa yang mendaftar seminar proposal dan insya Allah Agustus mendatang akan menjadi wisudawan perdana," tutur Sekretaris Jurusan PAD Drs. Gusnar Zain, M.Ag.
...selengkapnya...








