MagzNetwork


Payakumbuh 06 Maret 2010, Temu Alumni Fakultas Ilmu Budaya-Adab IAIN Imam Bonjol Padang dilaksanakan dalam rangka peringatan 47 Tahun Fakultas Adab berlangsung meriah. Acara ini dibuat dalam tiga sesi, yaitu : upacara pembukaan, temu kangen alumni, dan sejalan dengan itu workshop pembelajaran SKI untuk guru-guru sejarah kebudayaan Islam SLTA Agama se-Sumatera Barat.
Upacara pembukaan dihadiri oleh Rektor IAIN Imam Bonjol, Wali Kota Payakumbuh, Ketua DPRD Kota Payakumbuh dan Kepala Kantor kementrian Agama Kota Payakumbuh, Pimpinan Fakultas Ilmu Budaya-Adab serta para alumni Fakultas Adab yang datang dari berbagai daerah. Acara ini selain penyampaian sambutan-sambutan juga terselip berbagai harapan sekaitan dengan even ulang tahun ini, sebagaimana disampaikan oleh Dekan Fakultas Fakultas Adab, bahwa alumni Fakultas Adab semua jurusan memiliki kompetensi keilmuan budaya perspektif Islam dan sangat relevan ketika daerah ini mencanangkan gerakan kembali ke nagari dan kembali ke surau untuk mengaktualisasikan “adat basandi syara’, syara’ basandi kitabullah” dalam setiap aspek kehidupan masyarakat sumatera Barat. Oleh karena itu, selayaknya pemerintah daerah baik propinsi maupun kabupaten kota se sumatera barat membuka peluang seluas-luasnya kepada lulusan fakultas ini untuk berkiprah di pemerintahan. Hal ini ditimpali langsung oleh wali kota Payakumbuh, bahwa kehadiran fakultas ini sangat penting artinya bagi masyarakat dalam rangka menyeimbangkan ilmu pengetahuan dan teknologi yang cendrung mengarah ke kehidupan hedonis, lebih jauh walikota juga berharap agar fakultas ini dapat hadir kembali di kota kelahirannya ini, sekaligus, meminta pimpinan IAIN dan Fakultas untuk membahas kemungkinan itu dengan pihak departemen agama atau pihak-pihak yang terkait lainnya. Upacara pembukaan yang sedikit seremonial dan penuh dengan sambutan-sambutan ini, oleh sementara hadirin, dianggap membosankan, namun, menurut Drs. Irhash A. Shamad, M. Hum, hal ini diperlukan untuk merajut kembali hubungan dua institusi yaitu IAIN/fakultas Adab dengan pihak pemerintah kota Payakumbuh dimana dulu fakultas ini telah dirintis, selain itu tentunya bagi alumni akan mendapatkan informasi tentang perkembangan akhir almamaternya sendiri, jadi acara kita di sini lebih dari sekedar kangen-kangenan, demikian Dekan
Sejalan dengan acara pembukaan yang berlangsung di Aula Kantor Kementerian Agama Kota payakumbuh ini, maka di gedung Ma’had Islamy juga dilaksanakan pula “Workshop Pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam” untuk guru-guru SKI. Workshop seperti ini sudah lama ditunggu-tunggu, demikian salah seorang peserta workshop mengemukakan dalam penyampaian akhir setelah diskusi kelompok. Selama ini, menurutnya, peningkatan profesionalitas guru SKI hampir-hampir kurang diperhatikan, bahkan mata pelajaran SKI di sekolah-sekolah sering hanya dijadikan mata pelajaran pelengkap, pada hal, banyak sekali sejarah masa lalu yang perlu dipelajari oleh siswa untuk pembentukan nilai bagi generasi muda. Hal yang sama juga dibenarkan oleh Dekan Fakultas Adab dalam sambutannya pada acara penutupan dan penyerahan sertifikat peserta workshop, Dekan menjelaskan bahwa pelajaran sejarah umumnya di sekolah-sekolah selama ini sangat termarjinalkan dan sering dianggap kurang penting, bahkan kebanyakan siswa menganggap sebagai pelajaran yang membosankan. Karena itu, menurut Dekan, guru-guru sangat berperan untuk mengembalikan mata pelajaran sejarah ke proporsi yang seharusnya, guru-guru juga sangat menentukan apakah pelajaran sejarah disenangi atau justru membosankan. Selama ini mata pelajaran sejarah diajarkan secara naratif dan cendrung normative, sehingga jadi monoton. Karena itu perlu perubahan paradigm pembelajaran sejarah kearah analitis, sehingga dapat berfungsi untuk mengambangkan daya nalar siswa. Pelajaran sejarah juga perlu “memiliki konteks kekinian dan tidak melulu masa lalu”. Untuk itu peningkatan profesionalisme guru perlu lebih diintensifkan untuk masa-masa yang akan datang, demikian Dekan mengakhiri.
Sesi Temu Kangen yang dilaksanakan sesudah makan siang bersama ini adalah acara yang sangat ditunggu-tunggu oleh alumni yang hadir. Acara ini diisi dengan menampilkan beberapa alumni untuk sharing pengalaman dalam bentuk ‘succes story’ masing-masing yang disampaikan dengan santai, tidak formal dan penuh guyon serta diselingi gelak tawa hadirin. Acara ini diakhiri dengan aksi spontan “pengumpulan sumbangan” oleh salah seorang alumni untuk membantu penyelenggaraan temu alumni dan kegiatan KAFA (Keluarga Alumni Fakultas Adab) lainnya, alhasil, lebih dari 4 juta rupiah terkumpul dalam waktu tidak lebih dari setengah jam. Acarapun diakhiri dengan ramah tamah bebas sesama alumni dan bersileweranlah cerita-cerita masa lalu, masa-masa indah di fakultas Adab yang tak terlupakan…..


...selengkapnya...

Kuliah Umum Semester Genap Tahun Akademik 2009/2010

Diposting oleh Fakultas Ilmu Budaya - Adab | 10.29 | | 0 komentar »

Tanggal 10 Maret 2010, bertempat di Hall (Gedung Baru) Fakultas Ilmu Budaya-Adab IAIN Imam Bonjol Padang, dilaksanakan Kuliah Umum Pembukaan Perkuliahan Semester Genap Tahun 2009/2010. Kuliah umum kali ini terasa istimewa karena untuk kali pertama Hall (Lantai 2) Gedung baru Fakultas Ilmu Budaya-Adab dipergunakan. Kemudian, Narasumber dalam kuliah umum kali ini juga bukan berasal dari kalangan akademisi, tapi berasal dari politisi. Sdr. Abel Tasman, SS selama ini dikenal sebagai budayawan Sumatera Barat yang sekarang "hijrah" menjadi politisi (Sekretaris Fraksi Partai Gerindra DPRD Propinsi Sumatera Barat) selama lebih kurang 3 jam memberikan materi kuliah umum dan diskusi berjudul : "Stagnan-nya Studi Islam : Pandangan Seorang Budayawan-Politisi". Mahasiswa dan dosen cukup antusias mengikuti kuliah umum ini yang ditandai dengan cukup banyaknya mahasiswa yang berdiri di luar Hall bermuatan 250 orang ini.

Dalam Kuliah Umum yang dimoderatori oleh Muhammad Ilham (Dosen Jurusan SKI) ini, Abel Tasman, SS yang dulu dikenal sebagai aktivis Anti Korupsi Sumatera Barat tersebut memaparkan data-data kuantitatif stagnannya perkembangan studi Islam. Abel mengetengahkan bukti-bukti kuantitatif komparasi penerbitan buku-buku Islam di Indonesia dibandingkan dengan negara lain. Disamping itu, kehadiran Abel Tasman ini juga diharapakan menambah jaringan-link institusi Fakultas Ilmu Budaya - Adab IAIN Imam Bonjol Padang dengan institusi legislatif. Bagaimana-pun juga, hubungan kemitraan tersebut berpotensi menguntungkan perkembangan institusi Fakultas Adab ke depan, setidaknya demikian kata DR.H. Yufni Faisol, M.Ag (Pembantu Dekan I) mewakili Dekan dalam sambutan Pembukaan kuliah umum tersebut.


...selengkapnya...

HUT FIB-Adab ke-47 Diperingati di Payakumbuh

Diposting oleh Fakultas Ilmu Budaya - Adab | 08.15 | , | 0 komentar »


Salah satu rangkaian peringatan ulang tahun ke-47 Fakultas Ilmu budaya-Adab, yang jatuh pada tanggal 20 Januari 2010 yang lalu, adalah Temu Alumni dan Workshop Pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam bagi guru-guru SLTA. Acara ini akan diselenggarakan di kota Payakumbuh pada tanggal 6 Maret 2010. Penyelenggaraan Temu alumni yang mengambil tempat di kota asal kelahiran fakultas ini dimaksudkan sebagai "napak tilas" lahirnya gagasan dan perjuangan masyarakat di sini dalam membidani kelahiran fakultas Adab, demikian dikemukakan oleh Ketua Panitia HUT Fakultas Adab ke-47 Drs. H. Rusydi Ramli.

Selanjutnya dikemukakan, bahwa peringatan HUT fakultas Adab pada tahun ini dilaksanakan dalam berbagai kegiatan yang momentum awalnya dimulai tepat pada tanggal 20 Januari yang lalu dan akan berakhir pada pertengahan April mendatang. Diantara rangkaian kegiatan itu adalah Sayembara Penulisan Ilmiah dan Penulisan Puisi dalam tiga bahasa, serta Kaligrafi Islam yang akan diikuti oleh siswa-siswa SLTA se Sumatera Barat, Temu Alumni dan Workshop Pembelajaran Sejarah dan Kebudayaan Islam bagi guru-guru SKI SLTA se-Sumatera Barat, dan akan berujung dengan seminar nasional "Islam di Minangkabau" pada pertangahan April mendatang

Dekan Fakultas Ilmu Budaya-Adab Drs. Irhash A. Shamad, M. Hum dalam kesempatan yang sama mengemukakan bahwa peringatan HUT Fakultas Adab kali ini cukup istimewa, karena disamping akan melibatkan kota kelahiran fakultas Adab, juga hampir semua kegiatan ini murni diselenggarakan oleh para alumni dibawah koordinasi KAFA (Keluarga Alumni Fakultas Adab). Inisiatif para alumni untuk menggelar HUT kali ini memiliki makna tersendiri bagi fakultas, karena itu menjadi bukti masih kuatnya hubungan moral dan kepedulian alumni terhadap almamater sendiri. Hal ini tentu menjadi modal yang ternilai bagi pengembangan FIB-Adab ke depan yang harus kita pertahankan, demikian Irhash mengakhiri.

...selengkapnya...

Rapat Akademik Lengkap dan Sosialisasi Sertifikasi Dosen

Diposting oleh Fakultas Ilmu Budaya - Adab | 09.40 | , | 0 komentar »

Rapat Akademik Lengkap (RAL) adalah kegiatan rutin yang dilaksanakan pada Fakultas Ilmu Budaya-Adab setiap akan memasuki semester baru dan dihadiri oleh seluruh dosen FIB-Adab sendiri. Namun RAL yang dilaksanakan pada awal tahun ini (Rabu 10 Februari 2010) berbeda dari RAL yang lalu. Kali ini RAL FIB-A diawali dengan acara sosialisasi tentang sertifikasi dosen tahap kedua, sekaligus penjelasan tentang mekanisme pencairan dana tunjangan professi dosen yang telah memiliki sertifikat pendidik. Untuk kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan hingga tengah hari ini dipimpin oleh Pembantu Dekan bidang Akademik Dr. H. Yufni Faisol, dan bertindak sebagai nara sumber Pembantu Rektor bidang Akademik Prof. DR. H. Syafruddin Nurdin dan Pembantu Rektor Bidang Administrasi Umum Dr. H. Bukhari M.
Dekan FIB-Adab Drs. Irhash A. Shamad, M. Hum dalam pembukaan acara ini mengemukakan bahwa untuk sertifikasi dosen tahap pertama tahun 2009 sebanyak 29 orang dosen FIB-Adab telah memperoleh sertifikat pendidik, ini berarti l.k. 50% dosen fakultas ini sudah disertifikasi. Bila quota pengajuan portofolio sertifikasi tahun 2010 ini masih sebanyak tahun lalu dan dinyatakan lulus, maka berarti hampir 100% dosen FIB-Adab memiliki sertifikat pendidik. Dekan juga menjelaskan, sesuai dengan SK Dirjen, tunjangan profesi dosen yang telah memiliki sertifikat akan dicairkan pada bulan Februari ini, namun berbagai mekanisme pencairannya masih mengalami kendala dalam banyak hal, karena beragamnya interpretasi terhadap aturan yang belum tersosialisasi dengan baik, terutama menyangkut bahan-bahan yang harus dilangkapi oleh masing-masing dosen sebagai pertanggungjawaban atas pencairan dana tunjangan tersebut. Menurutnya, untuk keperluan itulah, pihak fakultas memerlukan untuk mendatangkan narasumber PR I dan II yang terkait dengan persyaratan akademik dan administratif pengurusan tunjangan tersebut agar proses pencairan dana tunjangan tersebut dapat berjalan lancar.
Sesi kedua dari RAL ini dilaksanakan setelah Zuhur, seperti biasanya RAL ini membicarakan tentang pendistribusian mata kuliah dan penjadwalan, namun kali ini pembahasan soal pendistribusian mata kuliah menjadi ramai, karena keharusan-keharusan baru yang diterapkan dalam penugasan dosen, yaitu kewajiban mengajar 6 sks yang ditetapkan dalam rapat PR I diartikan hanya sebagai kegiatan Tatap Muka tanpa mempertimbangkan 11 item pendidikan pengajaran yang dapat disetarakan dengan kegiatan Tatap Muka sebagai yang selama ini berlaku. Akibat dari aturan baru ini, dosen-dosen "memperebutkan" mata kuliah yang akan diajarkan pada semester berikutnya untuk memenuhi tugasnya sebagai dosen, karena, bila tidak mencukupi, akan berimplikasi terhadap tunjangan yang akan diterima dosen tersebut pada semester mendatang.
Dekan dalam arahannya juga mengemukakan bahwa dengan adanya aturan baru ini, telah memberikan pilihan sulit bagi pihak pimpinan fakultas, karena selama ini penyebaran mata kuliah persemester sering tidak merata, kemungkinan pada semester tertentu dosen memiliki beban mengajar kurang, sedang pada semester lainnya berlebih, akan selalu terjadi. Maka dengan aturan ini demi menjaga pemerataan beban sks dosen, beberapa mata kuliah "terpaksa" ditugaskan kepada dosen yang bukan ahlinya. Hal ini tentu akan berimplikasi terhadap penyajian dan efektifitas perkuliahan.
Dalam rapat yang dipimpin oleh Pembantu Dekan Bidang Akademik Dr. H. Yufni Faisol ini juga mengemuka tentang berbagai permasalahan akademik lainnya yang perlu mendapat perhatian pada semester mendatang. Meskipun pembahasan sekitar masalah akademik ini cukup alot, namun dapat berakhir sesuai yang diharapkan.





...selengkapnya...

Sertijab Kasubag Umum FIB-Adab

Diposting oleh Fakultas Ilmu Budaya - Adab | 09.25 | | 0 komentar »

Senin tanggal 1 Februari 2010, bertempat di Aula Fakultas Ilmu Budaya-Adab, berlangsung acara serah terima jabatan Kasubag Umum dari Arfita Yessi, SE (dalam keseharian biasa dipanggil dengan Yessy) kepada Sdr. Afrizal, S.Sos. Sdr. Essy selanjutnya akan menempati posisi baru di Bagian Keuangan Kantor Pusat IAIN Imam BonjolPadang. Sementara, Sdr. Afrizal, S.Sos yang sebelum ini merupakan Kasubag di Bagian Keuangan IAIN juga bukanlah "orang baru" bagi Fakultas Ilmu Budaya, karena beliau sebelum ini pernah juga menjadi karyawan Fakultas Ilmu Budaya-Adab.

Dalam sambutan perpisahannya, Sdr. Yessy tidak dapat menutupi keharuannya. "Selama delapan bulan di Fakultas Adab, saya merasakan suasana kekeluargaan dan iklim kerja yang sangat menyenangkan", demikian kata alumni Fakultas Ekonomi Universitas Eka Sakti ini. Sementara, Kasubag yang baru, Sdr. Afrizal, S.Sos mengatakan bahwa kiprahnya di Fakultas Adab bukanlah yang pertama kali dalam karir kepegawaiannya, karena sebelumnya beliau pernah menjadi karyawan (PUM) Fakultas Adab sebelum tahun 1990.

Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Adab, Drs. Irhash A. Shamad,M.Hum mengatakan agar pergantian atau mutasi ini menambah semangat baru bagi Fakultas Adab. "Semoga sdr. Yessy mampu berbuat baik dan produktif pada posisinya yang baru dan kami juga mengharapkan kepada sdr. Afrizal agar mampu menumbuhkembangkan kinerja yang lebih baik ke depan dengan dilandasi hubungan kerja yang persuasif dan penuh kekeluargaan", demikian sambutan Dekan.

...selengkapnya...

Diposting oleh Fakultas Ilmu Budaya - Adab | 13.42 | 0 komentar »





...selengkapnya...

Silaturrahmi dengan Kabiro AUAK IAIN IB yang Baru

Diposting oleh Fakultas Ilmu Budaya - Adab | 09.31 | | 0 komentar »

Pertemuan silaturahmi antara civitas akademika Fakultas Ilmu Budaya - Adab IAIN Imam Bonjol Padang dengan Kabiro AUAK (Administrasi Umum Akademik Kemahasiswaan) IAIN yang baru, Drs. Amrul Wahdi, MM. dilaksanakan di Aula Fakultas Adab IAIN Imam Bonjol Padang pada hari Rabu/13 Januari 2010. Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Adab, Drs. Irhash A. Shamad, M.Hum mengatakan bahwa pertemuan silaturrahmi ini memiliki dua nilai strategis bagi institusi Fakultas Adab, yaitu sebagai bentuk dan wujud silaturrahmi antara alumni dengan almamaternya, namun yang lebih penting dari itu intiya adalah untuk berbagi pengalaman (sharing) kinerja antara Institut dan Fakultas. Bapak Amrul Wahdi adalah alumni Fakultas Adab tahun 1977, yang sebelum dilantik oleh Menteri Agama sebagai Kepala Biro IAIN IB bertugas sebagai auditor pada Inspektorat Jenderal Departemen Agama RI, Sebagai Kepala Biro IAIN Imam Bonjol yang baru, tentunya sangat banyak pengalaman bisa di"sharing"kan dengan civitas akademika, khususnya bagi dosen dan karyawan Fakultas Adab untuk optimalisasi sistem administrasi umum ke depan, demikian hantaran dari Dekan.




...selengkapnya...

Seminar Hasil Penelitian Pengembangan Jurusan

Diposting oleh Fakultas Ilmu Budaya - Adab | 11.26 | , , | 0 komentar »

Rabu/6 Januari 2010 kemaren, diselenggarakan Seminar Hasil Penelitian Pengembangan Jurusan se-Fakultas Ilmu Budaya Adab IAIN Imam Bonjol Padang. Seminar Hasil ini merupakan tahap akhir dari rangkaian Penelitian Pengembangan Jurusan se-Fakultas Ilmu Budaya-Adab yang diselenggarakan selama tahun 2009. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Fakultas Ilmu Budaya-Adab, setengah hari penuh. Hasil penelitian tersebut dipresentasikan oleh masing-masing Ketua Jurusan/Ketua Tim peneliti. Drs. Wartiman, MA (Jurusan Bahasa dan Sastra Arab), Dra. Sismarni, M.Pd (Jurusan Sejarah dan Kebudayaan Islam), Suci Humairah, MA (Jurusan Bahasa dan Sastra Inggris), Drs.H. Raichul Amar, M.Pd (Jurusan Ilmu Informasi dan Perpustakaan) serta Drs. Zulkarnaini, MA (Ketua Prodi PAD) dipanelkan secara bersamaan dengan moderator Muhammad Ilham, S.Ag., S.Sos. Seminar Hasil Penelitian ini dihadiri oleh pimpinan Fakultas serta dosen-dosen masing-masing jurusan dan Program Studi.

Dalam sambutannya sebelum kegiatan panel tersebut dilaksanakan, Dekan Fakultas Ilmu Budaya yang diwakilkan oleh Pembantu Dekan I, DR. H. Yufni Faisol, MA mengatakan bahwa kegiatan penelitian pengembangan Jurusan tersebut juga bisa menjadi bahan evaluasi bagi jurusan-jurusan sekaligus memberikan kontribusi bagi penyusunan program jurusan ke depan dengan berbasis riset.




...selengkapnya...

Hari ini Fakultas Ilmu Budaya-Adab IAIN Imam Bonjol Padang menorehkan satu lagi peristiwa prestisius, yaitu Launching jurnal mahasiswa "Tsaqafy" dan penyerahan "Adab Talenta Award" kepada 17 orang mahasiswa yang telah mengukir prestasi dalam berbagai bidang keterampilan.

Launching jurnal Tsaqafy ini merupakan wujud syukur atas kerja keras beberapa orang mahasiswa aktivis sejak bulan Juni 2009 untuk menerbitkan sebuah jurnal ilmiah yang akan mewadahi karya tulis ilmiah mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya-Adab, demikian dikemukakan oleh Pembantu Dekan III Dr. Firdaus M.Ag pada pengantar yang disampaikan di awal acara launching.

Dalam rangka launching ini selain dilaksanakan penyerahan "Adab Talenta Award" kepada 17 mahasiswa yang dinilai telah menunjukkan prestasi dalam berbagai bidang keterampilan, antara lain : bidang karya tulis ilmiah, karya tulis sastra, kaligrafi Islam, talawatil Quran, dan bidang penelitian dedikatif Naskah keagamaan klasik, juga diadakan seminar karya tulis yang menampilkan narasumber : Drs. Yulizal Yunus, M.Si (mantan Dekan/Kepala Puslit IAIN Imam Bonjol), Drs. Irhash A. Shamad, M. Hum (Dekan), dan Muhammad Ilham, S. Ag. S. Sos (Dosen jurusan SKI). Acara ini juga dimeriahkan dengan penampilan tari oleh Sanggar Tari ARTEFACO Mahasiswa FIB-A yang cukup mengesankan.


Dekan Fakultas Ilmu Budaya-Adab Drs. Irhash A. Shamad, M. Hum dalam sambutannya mengemukakan launching jurnal mahasiswa dan penyerahan "Adab Talenta Award" adalah bentuk apresiasi yang diberikan oleh fakultas terhadap mahasiswa dalam rangka menumbuhkansuburkan semangat kreatifitas di kalangan mahasiswa, sekaligus menciptakan nuansa akademis yang akan saling mendukung bagi proses pembelajaran bidang keilmuan budaya perspektif Islam. Hal ini dianggap penting, karena eratnya relevansi antara tradisi akademik dan keterampilan budaya untuk melahirkan lulusan yang memiliki kompetensi yang siap untuk diterjunkan di dunia kerja dan di masyarakat. Pemberian Award kali ini diberikan kepada satu orang yang dianggap terbaik diantara 17 orang yang berprestasi, yaitu Sdr. Deddi Arsa (mahasiswa Jurusan SKI Angkatan 2006). Deddi Arsa ini dikenal sebagai penulis sastra dan sejarah yang tulisannya tersebar luas di berbagai media massa lokal dan nasional. Sementara, ke-16 orang mahasiswa lainnya (selain Deddi Arsa) yang dianggap berprestasi tersebut adalah Fernando, Dewi Kumala Sutra, Alexander, Riyen Gusti Suparta dan Rara Handayani (bidang Jurnalistik) ; Apria Putra, Malik Akbar Jaber, Muhammad Nashir, Refrizal Edi Putra, Khairil Malik, Rozi Putra, Harizal Putra dan Debi Gusnedi (bidang Studi Naskah) ; Chairullah dan Novera Indrawati (bidang Kaligrafi dan Tilawah). Di akhir acara, Dekan mengharapkan untuk tahun-tahun mendatang, paling tidak, fakultas akan menyediakan 4 orang terbaik dari sejumlah mahasiswa yang dinilai berprestasi, demikian Dekan menjanjikan dan disambut riuhnya tepuk tangan mahasiswa yang hadir pada acara ini.



...selengkapnya...

Fakultas Ilmu Budaya-Adab IAIN Imam Bonjol Padang menurunkan Tim Penyuluh Pelestarian Naskah Keagamaan Sumatera Barat di Kabupaten 50 Kota pada hari Sabtu dan Minggu 19-20 Desember kemaren. Tim yang dipimpin oleh Ketua Laboratorium Sejarah Kebudayaan Islam Dr. Danil M. Chaniago ini beranggotakan dosen-dosen muda dan mahasiswa pencinta Naskah, antara lain : Drs. Muhapril Musri, M. Ag. (sekretaris Labor Sejarah), Dra. Riza Mutia (dosen), Sudarman, S. Hum, MA. (dosen) , Yulfira Riza, M. Hum (Dosen), Apria Putra (Mahasiswa), dan Ade Suryani (mahasiswa).

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan tentang bagaimana melakukan perawatan terhadap naskah-naskah lama keagamaan yang masih tersimpan di masyarakat. Oleh karena itu sasaran penyuluhan ini adalah masyarakat pemilik naskah di daerah-daerah sentra naskah di Sumatera Barat. Untuk tahun ini FIB-Adab memilih Kabupaten 50 Kota sebagai obyek penyuluhan, karena daerah ini dianggap banyak memiliki peninggalan naskah-naskah keagamaan. Menurut Ketua Tim, daerah sasaran penyuluhan
kali ini adalah nagari Tabek Panjang, Koto Baru Simalanggang dan di nagari Taram (terutama Surau Tuo Taram). Tim dalam kegiatan ini, disamping melakukan pencerahan terhadap pemilik naskah tentang pemeliharaan dan perawatan naskah, dan pentingnya naskah sebagai warisan budaya lokal, juga membantu pengklassifikasian naskah-naskah sesuai dengan kontennya masing, serta melakukan pendokumentasian naskah-naskah yang ditemui.

Dari laporan sementara yang disampaikan oleh sekretaris Tim, Drs. Muhapril Musri, M. Ag., pengklassifikasian yang dilakukan oleh tim terdapat bervariasi peninggalan naskah yang ditemukan, yaitu a.l. mushaf al-Quran, kitab Tafsir, kitab Fiqh, Mujarrabaat, Maulud al-Barzanji, kitab ilmu Nahu dan lain-lain sebagainya. Dijelaskan juga bahwa hampir semua kitab-kitab itu dalam keadaan rusak, karena kurang terawat.

Dekan Fakultas Ilmu Budaya-Adab, Drs. Irhash A. Shamad usai menerima Tim mengemukakan bahwa, kegiatan penyuluhan ini adalah merupakan bagian dari program pengabdian kepada masyarakat yang telah dirancangkan oleh Fakultas sejak beberapa waktu yang lalu. Kegiatan ini dimaksudkan sebagai kontribusi nyata FIB-A dalam rangka pelestarian naskah-naskah keagamaan lokal yang menjadi asset kebudayaan Islam yang sangat berharga. Irhash menambahkan bahwa FIB-Adab sebagai fakultas yang membidangi budaya Islam, merasa perlu mengadakan kegiatan penyuluhan ini, karena banyak sekali naskah-naskah lama keagamaan yang tersimpan di masyarakat yang tidak mendapatkan perawatan sebagaimana mestinya, bahkan akhir-akhir ini ada kecendrungan masyarakat menjual naskah tersebut kepada kolektor luar negeri. Karena itu FIB-Adab untuk beberapa tahun ke depan akan memprogram kegiatan yang sama untuk beberapa daerah yang ada di Sumatera Barat. Sementara itu Fakultas Ilmu Budaya-Adab IAIN Imam Bonjol Padang saat ini sedang mempersiapkan terbentuknya Pusat Dokumentasi Kebudayaan Islam yang insya Allah akan diluncurkan pada tahun 2010 mendatang, demikian Dekan mengakhiri.



...selengkapnya...